Hindari konflik, SBY imbau warga Aceh tiru tauladan Nabi Muhammad
Reporter : Ronald
Presiden SBY. ©2013 Merdeka.com/imam buhori
Merdeka.com - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengimbau kepada warga Aceh meneladani sifat Nabi Muhammad SAW. Salah satu caranya dengan menjaga perdamaian dan silaturahmi.
"Dalam perjalanan panjang Rasul saat memimpin hijrah, mengubah zaman dari jahiliyah ke zaman penuh cahaya iman, Nabi selalu mengajak semuanya, tidak pernah punya pikiran mengesampingkan. Diajak bersama sambil melakukan perubahan, " ujar SBY saat menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1437 H di di Aula Serbaguna Perumahan DPR RI Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2).
Dia menuturkan, Nabi Muhammad sangat mencintai perdamaian. Nabi juga selalu merangkul bersama dan mengajak ke arah yang benar. Hal ini, lanjutnya, sangat tepat diterapkan di Indonesia khususnya di Aceh yang memang cukup rawan konflik.
"Beliau sangat menjaga silahturahmi, keseimbangan, selalu mengajak semuanya. Tak ada menendang, diajak bersama, sambil melakukan perubahan, dan mengajak arah yang benar.Sifat Rasulullah itulah, harus menjadi pedoman dalam memajukan Aceh. Aceh yang sama cintai tetap menjaga kedamaian, yang semakin sejahtera, adil, dan juga, memiliki masa depan yang semakin baik," ujarnya.
Selain Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan, Maulid Nabi yang digelar di Aula Serbaguna Perumahan DPR RI Kalibata, Jakarta Selatan ini juga dihadiri Wali Nangroe Tengku Malik Mahmud Al-Haytar, Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Bupati dan Walikota Aceh, Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Tengku H. Hasanoel Basry, Para Ulama karismatik Aceh: Abu kuta Krueng, Waled Marhaban, Abu Mahmmudin, Waled Husaeni, Abuya Buhari, anggota DPR RI asal Aceh Teuku Riefky Harsya dan Muslim
dan 1000 Masyarakat Aceh dari berbagai paguyuban rantau dari Kabupaten Kota se-Aceh.
(mdk/amn)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar